by

Cara Mempercepat Loading Blog

Lama sekali saya tidak mengupdate blog tercinta ini dengan tulisan-tulisan yang berkualitas. Hal tersebut karena saya masih ada kesibukan di dunia nyata sehingga baru sempat mengupdate blog ini dengan keterbatasan waktu dan pengetahuan yang saya miliki.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi dengan Anda bagaimana agar kita dapat mempercepat loading blog saat dibuka oleh pengunjung.

Mengapa blog harus cepat? Ada banyak faktor, tetapi yang paling penting adalah faktor bounce rate, peringkat Google, dan tentu saja faktor-faktor tersebut akan berdampak secara tidak langsung kepada jumlah visitor atau pengunjung, serta earning atau pendapatan Anda melalui iklan terutama yang menggunakan Google Adsense.

Banyak sekali blogger pemula yang ingin mengetahui bagaimana cara agar dapat mempercepat loading blognya, disini akan saya bahas beberapa tips, trik, dan cara yang bisa dibilang tidak terlalu sulit untuk diterapkan oleh blogger pemula sekalipun, agar loading blognya menjadi lebih cepat dan tidak berat ketika di akses.

Cara Mempercepat Loading Blog
Cara Mempercepat Loading Blog

Berikut adalah tutorial bagaimana cara mempercepat loading blog.

  1. Jangan terlalu banyak memasang widget, terutama yang mengandung javascript dan source code eksternal linking

Seringkali blogger pemula salah mengira, bahwa dengan memasang banyak sekali widget akan membuat blog mereka semakin bagus. Hal ini mungkin benar jika hanya ditinjau dari mata mereka sendiri, namun jika ditinjau dari mesin pencari seperti Google, dan ditinjau dari presentase efektivitas pengunjung, maka blog dengan banyak widget terutama widget yang membuat loading blog menjadi lebih lamban akan menjadi tidak ramah bagi Search Engine seperti Google. Hal ini juga berlaku untuk pengunjung blog. Jika blog sangat berat ketika di akses maka pengunjung dengan koneksi internet pas-pasan tidak akan sabar membuka blog Anda, dan mungkin saja akan menutup blog Anda sebelum loadingnya selesai. Hal ini akan berakibat menurunnya peringkat blog Anda di mata mesin pencari seperti Google.

Yang saya maksud dengan eksternal linking adalah, kode tersebut di hosting didalam, maupun diluar dari domain dan hosting Anda. Biasanya script tersebut berupa CSS/Javascript. Misalnya source code widget Anda mengandung baris kode seperti berikut:

[js]<script type="text/javascript" src="https://www.noos.co.id/widget.js"></script>[/js]

Terlihat pada baris kode, bahwa ada javascript yang dipanggil dari sebuah domain, dalam kasus ini saya contohkan dari domain saya sendiri. Tentu saja browser akan membutuhkan waktu untuk merender script seperti ini. Jadi sebisa mungkin hindarilah penggunaan widget yang tidak perlu, apalagi jika menggunakan source code eksternal linking. Lalu solusinya bagaimana jika Anda benar-benar membutuhkan widget tersebut? Jika memang Anda membutuhkan widget tersebut untuk dipasang di blog Anda, Anda dapat menggunakan metode penulisan script secara inline. Contohnya bagaimana? Berikut adalah contohnya:

[js]
<script type="text/javascript">
//Tulis semua kode Javascript Anda disini.
</script>
[/js]

Dengan menggunakan metode penulisan kode secara inline, hal ini dapat lebih mempercepat loading blog Anda. Dan tentu saja mesin pencari akan lebih ramah terhadap blog Anda.

  1. Gunakanlah Gambar yang Telah di Compress

Gambar adalah faktor yang sangat berpengaruh terhadap kecepatan loading sebuah blog. Penggunaan jenis gambar dan ukuran gambar yang tidak efektif akan mengakibatkan loading blog Anda menjadi lebih lambat daripada yang seharusnya. Dalam membuat dan mengupload gambar di blog, pastikan ukuran dan juga tipe gambarnya tidak akan membuat blog Anda menjadi berat ketika di akses.

Saya merekomendasikan Anda menggunakan gambar dengan ukuran tidak lebih dari 1000 width maupun heightnya (panjang dan lebarnya), kecuali jika memang blog Anda adalah blog download wallpaper komputer atau desain. Perhatikan pula ekstensi gambar, yang terbaik Anda dapat menggunakan tipe gambar .jpg ataupun .png. Jika memungkinkan silakan compress gambar Anda menggunakan image compressor seperti yang ada pada Adobe Photoshop, PNG Quant, maupun macam-macam tools Image Compressor Online yang tersebar di internet.

  1. Gunakan Image Base64 untuk Gambar atau Ikon berukuran Kecil

Anda masih bingung dengan apa itu base64? Image Base64 merupakan gambar yang di convert kedalam bentuk teks/string berbasis 64 bit. Daripada gambar digital, jenis teks/string ini akan lebih cepat di load/dimuat oleh browser. Saya pernah melakukan ujicoba untuk hal ini, dan hasilnya sangat mengejutkan, gambar berukuran kecil yang saya test dengan code base64 dapat ditampilkan jauh lebih cepat daripada gambar yang saya tampilkan dengan metode linking. Hal ini membuktikan image base64 lebih ramah untuk browser daripada gambar secara langsung.

Namun ingat, gunakan image base64 hanya untuk gambar-gambar/ikon berukuran kecil. Karena jika terlalu besar maka baris kode string image base64 akan menjadi sangat panjang, dan tentu saja hal ini juga akan memakan resource hosting dan database dari hosting Anda. Image base64 juga tidak akan efektif untuk gambar dengan ukuran yang besar. Saya merekomendasikan gunakanlah image base64 untuk gambar berukuran tidak lebih dari 500kb. Anda dapat memperoleh tools image base64 ini secara gratis dibawah.

  1. Minify CSS/Javascript

Minify adalah kegiatan dalam memperkecil atau menghilangkan syntax-syntax pada CSS atau Javascript yang tidak diperlukan. Misalnya tanda spasi, tanda enter, dan juga tanda semi colon di akhir baris script. Dengan meminify CSS atau Javascript Anda akan dengan cepat mengurangi ukuran script yang harus dimuat. Namun, meminify CSS atau Javascript sendiri memiliki kelemahan, yaitu script akan menjadi susah diedit, karena setelah CSS/Javascript Anda minify, biasanya script tersebut akan menjadi satu line atau satu baris, jadi sebelum meminify CSS/Javascript pada blog Anda, pastikan Anda backup dulu script yang asli, agar ketika butuh untuk diedit Anda tidak kebingungan.

Tools minify CSS dan Javascript banyak sekali di internet. Namun yang saya sukai adalah menggunakan tools dari YUI Compressor. Saya sudah berpengalaman menggunakan YUI Compressor untuk mengcompress/meminify CSS maupun Javascript blog saya, dan tool YUI Compressor saya rasa support dibanyak browser. Namun sebelum menggunakannya, Anda dapat mencobanya terlebih dahulu, karena tidak semua Javascript akan berfungsi ketika sudah di Minify. Anda dapat mencoba tool minify CSS/Javascript menggunakan YUI Compressor, silakan klik disini.

  1. Gunakan Javascript Asynchronous (Async)

Ada dua metode memanggil script Javascript, yaitu dengan metode Synchronous dan Asynchronous atau saya akan menyebutnya Async. Javascript dengan metode pemanggilan Async akan dapat mempercepat loading blog Anda, hal ini karena dengan menggunakan metode ini, Javascript hanya akan dimuat ketika dibutuhkan, sehingga tidak semua halaman blog Anda akan memanggil Javascript ini ketika tidak membutuhkannya. Jadi jika memungkinkan gunakanlah Javascript type Async pada blog Anda.

Situs-situs besar seperti Google sudah menerapkannya pada pemanggilan Javascript mereka dengan metode Async. Jika Anda adalah blogger yang mengenal Google Adsense, Anda akan familiar dengan tipe Javascript Async seperti yang telah saya jelaskan, karena script iklan Google Adsense dipanggil dengan metode Async.

  1. Set Pengaturan Cache

Mengatur cache/cookies dapat meningkatkan kecepatan blog Anda ketika diakses oleh pengunjung. Biasanya cache akan menyimpan konten-konten script seperti CSS dan Javascript. Jika Anda menggunakan blog WordPress, Anda dapat menggunakan plugin seperti Wp-SuperCache, W3C-TotalCache, ataupun plugin cache lain yang banyak disediakan oleh developer-developer plugin WordPress.org. Namun jika Anda ingin lebih simple, Anda juga dapat menerapkan cache dengan mengedit .htaccess pada blog Anda, jika memang blog Anda di hosting secara pribadi. Silakan cari referensi di Google tentang cara mengatur cache blog melalui .htaccess.

Cara kerja cache adalah dengan menyimpan script seperti CSS dan Javascript kedalam browser pengunjung, jadi ketika pengunjung membuka kembali/membuka halaman lain pada blog Anda, script yang sama tidak akan dimuat dari hosting script blog Anda, namun melalui komputer lokal pengunjung, dalam hal ini adalah pada web browser milik pengunjung. Hal inilah yang membuat seakan-akan pengunjung akan merasa membuka blog Anda jauh lebih cepat daripada saat pertama kali mengaksesnya.

  1. Jika Memungkinkan Pasanglah CDN

CDN atau Content Delivery Network adalah metode mengambil konten atau resources pada sebuah web/blog melalui jaringan terdekat. CDN biasanya memiliki jaringan yang saling terhubung dilebih dari satu lokasi komputer server. Tentu saja dengan metode mengambil konten dari jarak terdekat seperti ini akan membuat blog Anda jauh lebih cepat ketika diakses. Namun meskipun begitu, CDN biasanya digunakan oleh web-web besar dan perusahaan besar karena kompleksnya pengaturan CDN ini yang sedikit rumit bagi orang awam.

Cara kerja CDN adalah misalnya blog Anda memiliki pengunjung dari Amerika, sedangkan hosting blog Anda berada di Inggris, maka ketika pengunjung blog Anda yang dari Amerika mengakses konten dari blog Anda misalnya berupa gambar, blog tidak akan mengambilkan gambar dari lokasi server hosting Anda di Inggris, akan tetapi mengambil gambar tersebut dari lokasi server CDN yang terdekat, misalnya dari Kanada maupun dari Amerika Serikat sendiri.

  1. Gunakan Hosting yang Menggunakan SSD

Solid State Drive atau SSD adalah teknologi baru pada sebuah tempat penyimpanan komputer. Akan tetapi masih banyak di internet hosting yang menggunakan tempat penyimpanan dengan Harddisk yang merupakan teknologi lama. Padahal dengan menggunakan SSD hosting akan menjadi jauh lebih cepat daripada menggunakan Harddisk. Oleh karena itulah pemilihan hosting yang tepat akan sangat berdampak bagi keberlanjutan blog Anda nantinya.

Hosting menjadi faktor yang sangat penting jika ingin membuat blog yang di hosting sendiri agar cepat berkembang. Karena akan menentukan berkualitas tidaknya layanan blog Anda dimata pengunjung, dalam hal ini adalah kecepatan loading blog. Untuk itulah akan sangat bijak jika Anda sebelum membeli hosting silakan survey dahulu tempat penyedia hosting yang Anda inginkan, jangan sampai menyesal dikemudian hari. Namun jika Anda hanya membuat blog seperti blogspot, ataupun wordpress.com, Anda tidak perlu memikirkannya.

Itulah tutorial, tips, dan trik bagaimana cara mempercepat loading blog Anda. Mungkin banyak metode lain yang bisa Anda gunakan, akan tetapi metode-metode yang telah saya sebutkan diatas pasti akan diperhitungkan oleh Blogger yang sudah professional. Mungkin Anda mempunyai metode atau catatan lain? Silakan bagikan informasinya bersama kami.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment