by

Ciri-Ciri Penipuan Berkedok Toko Online

Pesatnya perkembangan kegiatan perdagangan di dunia digital ternyata juga memiliki dampak positif dan negatif tersendiri. Dampak positif dari perdagangan online adalah semakin mudahnya masyarakat mendapatkan produk yang mereka inginkan tanpa batasan waktu dan jarak.

Ciri-Ciri Penipuan Berkedok Toko Online
Ciri-Ciri Penipuan Berkedok Toko Online

Namun, dampak positif tersebut nyatanya juga di ikuti dampak negatif yang masih terus bermunculan hingga saat ini, yakni kasus penipuan berkedok toko online yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Lantas, bagaimana caranya agar kita bisa terhindar dari berbagai tindak penipuan di toko online tersebut? Berikut saya akan membagikan ciri-ciri penipuan berkedok toko online yang sebaiknya Anda waspadai.

  1. Harga yang tidak Wajar

Ciri-ciri pertama yang harus Anda waspadai adalah harga yang tidak wajar pada sebuah toko online. Penipu yang berkedok toko online ini biasanya akan mematok harga yang jauh di bawah harga pasaran untuk produk yang mereka jual. Ini adalah trik yang kerap mereka gunakan demi menarik calon pembeli potensial.

Agar Anda tidak tertipu oleh oknum seperti ini, maka Anda harus jeli ketika ingin membeli sebuah produk dengan harga yang tidak wajar tersebut. Caranya adalah dengan terlebih dahulu mengetahui harga resmi dari suatu produk yang akan Anda beli. Anda juga dapat membandingkan harga produk tersebut dengan harga di pasaran, atau harga yang ada pada beberapa toko online lainnya. Jika selisihnya sangat jauh, maka Anda patut untuk curiga, dan meneliti kembali valid tidaknya toko online tersebut sebelum benar-benar akan membeli produk yang Anda inginkan.

  1. Alamat Toko yang tidak Jelas

Saat pertama kali mengunjungi sebuah toko online, pastikan dulu alamat yang tertera pada situs tersebut. Oknum penipu yang berkedok toko online biasanya tidak mencantumkan alamat resmi yang real (asli) di situs mereka. Entah itu karena oknum tersebut tidak memiliki toko asli atau mungkin karena tidak ingin terlacak lokasinya.

  1. Produk Black Market

Oknum penipu berkedok toko online, khususnya yang bergerak dalam bidang penjualan alat elektronik biasanya beralasan barang yang mereka jual bisa murah karena berasal dari black market alias BM. Barang black market ini tidak melewati bea cukai sehingga ada selisih harga yang sangat besar. Namun Anda wajib curiga karena bisa saja barang tersebut ternyata palsu, hasil rekondisi, dan sebagainya.

  1. Tidak Berani saat Diajak Transaksi Menggunakan Rekening Bersama

Jika Anda transaksi dengan penjual yang hanya mengiklan dari facebook atau forum-forum, maka ajak mereka bertransaksi menggunakan jasa rekber atau rekening bersama.  Jika mereka menolak, Anda patut untuk mencari informasinya lebih lanjut karena ditakutkan bisa saja penipuan.

  1. Testimoni Palsu

Salah satu kiat yang digunakan untuk memikat calon pembeli adalah dengan menggunakan testimoni. Hampir semua toko online memasang bukti testimoni pembeli, namun Anda harus jeli dan tidak begitu saja termakan stigma bahwa toko online dengan puluhan testimoni merupakan terpercaya, karena bisa saja testimoni tersebut palsu, dan mereka sendiri yang membuat. Apalagi jika dalam testimoni lebih dari 98%nya adalah testimoni bagus, Anda harus mencari kebenarannya terlebih dahulu.

  1. Menggunakan Situs Gratis

Biasanya oknum penipu melalui toko online akan menggunakan situs blog/web/domain gratisan. Situs ini bisa dibuat berkali-kali hanya dengan menggunakan alamat email, dan pastinya gratis. Jadi setelah melakukan penipuan, dan namanya mulai dikenal jelek, dia tinggal membuat toko online baru lagi.

Itulah 6 ciri-ciri penipuan berkedok toko online yang marak saat ini. Dan Anda sebagai konsumen harus lebih cerdas dalam menyikapinya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *