by

Indonesia Mampu Kembangkan Radar Militer Jarak 200 KM

Indonesia saat ini telah mampu mengembangkan sebuah radar militer dengan jangkauan 200 km. Yang berhasil mengembangkan adalah PT Len Industri (Persero). Radar ini mampu mendeteksi objek hingga jarak 200 km hingga ketinggian 10.000 kaki atau sekitar 3048 meter.

Len S-200 Indonesia
Len S-200 Indonesia | Gambar oleh Teknologi & Strategi Militer
Len S-200 Indonesia Deteksi Jarak 200 Km
Len S-200 Indonesia Deteksi Jarak 200 Km | Gambar oleh Teknologi & Strategi Militer

Radar ini dinamakan LEN S-200, LEN S-200 masuk dalam radar 2 dimensi. Untuk frekuensinya sendiri, radar LEN S-200  menggunakan frekuensi S, sedangkan untuk mempertahankan performa, beberapa modulnya menggunakan teknologi solid state, yang terkenal lebih cepat dan efisien.

Radar LEN S-200 ini tentu saja membanggakan, karena jika digunakan untuk tujuan militer akan banyak sekali fungsinya, mulai dari identifikasi obyek di udara, menganalisa obyek tanpa izin ke ruang udara, untuk taktik dan strategi militer lainnya.

Selain itu PT Len Industri juga telah membuat produk lain yang sangat canggih untuk di Indonesia, antara lain Lensolar yang digunakan sebagai sumber listrik, Len Rescue digunakan saat keadaan emergency sebagai sumber energi dan perlengkapan darurat, juga Len Dynatron sistem elektrik untuk lokomotif listrik, motor listrik dsb, yang tak kalah canggih, PT Len Industri juga membuat Radio Militer yang mempunyai anti jamming (intercept), sehingga akan sangat bermanfaat digunakan untuk tujuan keamanan dalam negeri.

Noos Inc sebagai salah satu situs yang bernaung di Indonesia, memiliki semangat yang besar untuk memberitakan hal-hal semacam ini, agar masyarakat dan khususnya Pemerintah dapat mendukung kemandirian bangsa terutama dalam bidang pertahanan dan militer, semoga karya anak bangsa terus dapat dikembangkan dan mendapat dana dari Pemerintah agar beberapa tahun kedepan kita akan melihat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *