by

Ragam Wisata Bersejarah yang Unik dan Menarik di Pulau Lombok

Memang tak ada habisnya jika kita membahas pesona keindahan kota Lombok. Karena di sana bukan hanya di dominasi oleh pesona pantai dan gilinya saja, namun banyak juga adat istiadat maupun berbagai destinasi bersejarah yang menarik untuk di kunjungi. Kerena sama halnya dengan kota-kota di jawa yang sarat dengan sejarah, di lombok juga terdapat banyak wisata sejarah dengan budaya yang unik, dan tentunya sangat menarik untuk di kunjungi.

Ragam Wisata Bersejarah yang Unik dan Menarik di Pulau Lombok
Ragam Wisata Bersejarah yang Unik dan Menarik di Pulau Lombok

Destinasi Wisata Bersejarah yang Bisa Anda Nikmati di Pulau Lombok

  1. Suku Sasak di Desa Nde

Suku Sasak yang mendiami desa Nde merupakan salah satu suku asli pulau lombok yang telah mendiami pulau ini dari sekian lama. Saat mengunjungi desa nde, wisatawan bisa melihat langsung kehidupan dari suku sasak yang khas dan jauh dari nilai-nilai modernisasi. Lingkungan desanya yang masih alami dan bangunannya yang terdiri dari rumah lumbung terasa sangat khas dan sangat menarik.

Suku sasak membangun rumah mereka dengan memanfaatkan anyaman bambu, selain itu pilar rumah juga berbahan dasar bambu. Atap rumahnya berbentuk unik, dengan terlihat seperti gunungan yang menukik dari alang-alang yang diikat dan disusun dengan rapi. Sedangkan pada lantai rumahnya, suku sasak menggunakan campuran tanah dan batu bata lalu ditambahkan getah kayu pohon serta abu jerami. Dan yang paling unik adalah, mereka melapisi lantai rumah mereka dengan kotoran sapi atau kerbau yang mereka yakini bisa membuat lantai tidak mudah retak atau lembab.

  1. Kawasan Ampenan Kuno

Kawasan ampenan kuno merupakan sebuah kawasan yang dalam bahasa sasak bisa diartikan sebagai tempat singgah. Pada zaman penjajahan belanda dahulu, kawasan ini dibentuk oleh belanda menjadi sebuah pelabuhan yang bisa menyaingi pelabuhan dari kerajaan bali. Kawasan ampenan kuno menampilkan jejak-jejak masa lalu, wihara kuno seperti wihara bodhi dharma yang berdiri dari tahun 1804. Tidak sampai disitu, wisatawan yang sudah sampai di kawasan ampenan kuno, juga bisa berkunjung ke pesisir pantai untuk bisa menikmati panorama pantai yang indah dengan puing-puing dermaga kuno khas belanda.

  1. Suku Sasak di Desa Sade

Selain di desa nde, suku sasak juga mendiami desa sade yang terletak di kecamatan pujut kabupaten lombok tengah. Desa ini berjarak 30 kilometer dari Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Bentuknya yang khas dan berada di pinggir jalan, membuat desa sade sangat mudah untuk ditemukan. Disini wisatawan bisa menikmati suasana lombok kuno dengan melihat rumah adat suku sasak yang berbahan dasar ijuk jerami. Di dalam rumah adat ini, anda akan mendapati 2 tungku untuk memasak dari tanah yang menyatu dengan lantai. Wisatawan juga bisa menikmati kesenian khas masyarakat setempat berupa tari-tarian, seperti tari oncer dan kesenian gendang beleq.

  1. Presean

Presean dalam bahasa setempat diartikan sebagai “pertarungan” yang biasanya dilakukan pada saat upacara adat pada bulan ketujuh kalender sasak. Upacara ini dilakukan untuk meminta hujan dan karena diminati oleh banyak wisatawan, presean menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang sulit untuk dielakkan. Presean sendiri dilakukan oleh 2 orang bersenjatakan tongkat rotan dan perisai sebagai pelindung diri (ende). Namun meskipun namanya pertarungan, biasanya presean diakhiri dengan saling bersalaman antar petarung yang menandakan tidak adanya dendam satu sama lain. Bagi anda yang tidak ingin melewatkan untuk bisa menikmati salah satu sajian wisata utama di kota lombok ini, maka persiapkan diri anda untuk tidak takut saat kedua petarung berada di medan laga.

Nah, itu dia beberapa wisata bersejarah di Lombok yang jangan sampai terlewatkan. Karena selain bisa menikmati pemandangannya, kita juga bisa sambil mengenal dan belajar mengenai adat istiadatnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *