by

Return Statement di CSharp

Seperti halnya dalam bahasa turunan C lainnya, perintah return digunakan untuk mengembalikan kontrol eksekusi ke pemanggil. Misalnya method A memanggil method B, pada saat perintah return dijalankan dalam method B, maka kontrol eksekusi akan dikembalikan ke method A dan perintah selanjutnya yang akan dijalankan adalah perintah berikutnya dalam method A. Contoh:

using System;
namespace latihan
{
class ContohReturn
{
public static void FungsiB()
{
Console.WriteLine("FungsiB");
Console.WriteLine("Akan menjalankan return ...");
return;
}

public static void FungsiA()
{
Console.WriteLine("FungsiA");
Console.WriteLine("Akan memanggil FungsiB");
FungsiB();
Console.WriteLine("Melanjutkan perintah FungsiA berikutnya");
}

public static void Main()
{
FungsiA();
Console.ReadLine();
}
}
}

Ada dua jenis penggunaan return, yaitu return dengan menyertakan suatu nilai dan return tanpa nilai. Return tanpa nilai digunakan dalam method yang tipe nilai kembaliannya “void”, dengan kata lain method tersebut tidak mengembalikan nilai. Dalam hal ini return hanya berfungsi untuk mengembalikan kontrol eksekusi ke pemanggil.

Jenis penggunaan yang kedua, return dengan menyertakan nilai, selain mengembalikan kontrol eksekusi, juga akan mengembalikan nilai tersebut ke pemanggil. Tipe nilai yang dikembalikan oleh return harus sama dengan tipe nilai kembalian dari method.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *