by

Spek Komputer yang Bagus untuk Edit dan Render Video

-Komputer-8,985 views

Akhir-akhir ini editing dan rendering video banyak sekali diperlukan dengan semakin berkembang dan terkenalnya aktivitas video logging atau vlog. Namun editing video dan rendering video tentu saja membutuhkan spesifikasi komputer yang cukup mumpuni. Jika spek komputer tidak mumpuni, maka aktivitas editing dan rendering video akan menjadi sesuatu yang sangat membutuhkan kesabaran dan bisa saja sedikit ke arah menjengkelkan karena komputer sering terkena kendala saat proses pengeditan video.

Dalam video editing dan rendering dibutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi/mumpuni karena proses editing dan rendering video membutuhkan kinerja dari berbagai komponen komputer seperti prosesor, GPU, VGA, harddrive, dan RAM yang membutuhkan kinerja tinggi karena berkaitan dengan bit serta frame dengan jumlah yang sangat banyak pada sebuah video.

Pada kesempatan ini saya akan membagikan pengetahuan/informasi kepada Anda, seperti apa spesifikasi komputer yang bagus untuk editing dan rendering video. Sehingga saat Anda mengedit dan merender video komputer tetap dapat berjalan dengan lancar dan cepat, walau komputer di sambi multitasking sekalipun.

Spek Komputer yang Bagus untuk Edit dan Render Video
Spek Komputer yang Bagus untuk Edit dan Render Video

Spek Komputer yang Bagus untuk Edit dan Render Video

  1. Prosesor

Jenis prosesor sedikit atau banyak menurut pengalaman yang telah saya lakukan sangat mempengaruhi proses editing dan rendering video. Saya telah melakukan percobaan menggunakan prosesor AMD hingga Intel, disini saya akan merekomendasikan jika Anda mempunyai dana yang cukup minimal gunakanlah prosesor Intel Core i5 ataupun AMD A10. Menurut pengalaman saya, ketika mengedit dan merender video dengan prosesor dibawah itu, maka akan sering sekali terjadi lag, dan komputer hang. Tidak hanya itu, proses rendering video akan sangat membutuhkan waktu yang lama, tentu saja hal ini akan menurunkan produktivitas Anda dalam proses editing dan rendering video.

Bayangkan saja jika Anda mempunyai video dengan durasi 01 jam 30 menit, dibutuhkan juga waktu rendering video 01 jam 30 menit bahkan bisa lebih, tentu total waktu yang Anda habiskan kurang lebih 03 jam hanya untuk satu video, belum lagi jika harus melewati proses editing. Hal ini akan sangat menguras waktu tentu saja, jadi jika dana memungkinkan belilah komputer dengan prosesor Intel Core i5 dan akan lebih bagus lagi Intel Core i7 yang memiliki jumlah Logical Processors berjumlah delapan (8) dengan Clock Speed 2.4 Ghz/lebih besar lebih bagus, atau yang setara dari jenis AMD seperti (AMD A10 atau AMD A12).

  1. GPU (Graphic Processing Unit)/Unit Pengelola Grafis

GPU atau yang biasa disebut Unit Pengelola Grafis adalah hardware khusus dalam komputer untuk membantu mempercepat merubah memori dalam pembentukan frame buffer maupun gambar yang tentu saja dua komponen ini (gambar dan frame) jumlahnya sangat banyak dalam sebuah video.

Jika komputer/laptop Anda tidak memiliki GPU, maka proses editing dan rendering video tentu saja bisa sangat lambat. Hal ini karena VGA (Video Graphics Array) akan bekerja sendirian dalam proses pembentukan gambar atau frame pada video. Berbeda halnya jika mempunyai GPU, maka memori akan diubah secara lebih cepat menjadi gambar/frame yang akhirnya ditampilkan ke layar monitor komputer.

Khusus untuk animasi/gambar 3D, jika komputer Anda tidak memiliki GPU dan hanya mengandalkan memori VGA, maka untuk mengedit video dan animasi 3D tentu saja akan sangat berat. Jadi GPU merupakan komponen yang juga sangat penting dalam editing Video. Tentu hal ini harus menjadi pertimbangan jika Anda ingin membeli komputer dan digunakan untuk bekerja dengan animasi maupun video editing. Dua perusahaan besar menamai GPU sedikit berbeda, untuk NVidia biasa dikenal dengan GPU NVidia GeForce atau jika di AMD sering disebut APU (Accelerated Processing Unit).

  1. VGA (Video Graphics Array)

Hampir sama seperti GPU, VGA juga sangat berkaitan dengan proses menampilkan gambar dalam komputer. VGA sendiri berfungsi untuk merubah sinyal digital dari kartu VGA ke monitor komputer. Jadi saat Anda mengedit video, merender video, atau bahkan bermain game, tentu saja Anda juga membutuhkan memori dari VGA ini, semakin bagus, jernih, berat, dan beresolusi tinggi video yang Anda edit, maka semakin besar pula Anda membutuhkan memori yang ada pada VGA.

Untuk VGA sendiri, saya menyarankan Anda memilih komputer dengan spesifikasi minimal VGA dengan memori 2GB/4GB. Jika Anda mempunyai cukup dana Anda dapat memilih VGA dari seri NVidia Geforce GTX series, ataupun jika jenis lain Anda dapat memilih AMD Radeon dengan spesikasi yang setara.

  1. Harddrive (SSD/Harddisk)

Untuk harddrive sendiri jika Anda mempunyai dana yang cukup, Anda dapat menggunakan SSD (Solid State Drive) karena kinerjanya jauh lebih cepat dibandingkan dengan harddisk yang menggunakan teknologi lama (konvensional), tetapi yang perlu Anda ketahui bahwa SSD sebenarnya direkomendasikan hanya untuk membaca bukan untuk menulis. SSD menggunakan sistem flash drive yang mempunyai masa umur pasti, jadi jika Anda sering melakukan proses editing apalagi dengan data yang memiliki ukuran besar maka tentu membuat umur SSD cepat berkurang, tetapi tidak terlalu menjadi masalah jika dana Anda bisa mengcover. Logikanya seperti ini, SSD Anda adalah sebuah kertas, dan data Anda pensil serta penghapus, SSD bekerja dengan cara menghapus data lama dan kemudian menggantinya dengan yang baru, jadi semakin lama digunakan kertas juga akan semakin tipis dan lama-lama akan habis. Berbeda dengan yang ada pada Harddisk karena menggunakan teknologi optik, sehingga sebanyak apapun Anda melakukan penulisan dan penghapusan data, tidak akan berpengaruh besar pada umur harddisk.

Masalahnya adalah bagaimana jika Anda belum memiliki dana untuk membeli SSD? Karena harga SSD cukup mahal jika dibandingkan dengan harddisk, maka jika belum mempunyai dana yang cukup untuk membeli SSD, Anda tetap dapat menggunakan harddisk dengan RPM (Revolutions per minute) yang tinggi. Direkomendasikan Anda menggunakan harddisk dengan kecepatan 5400 RPM ataupun 7200 RPM untuk kinerja yang lebih baik dan lebih cepat. Semakin tinggi RPM, kinerja harddisk tentunya semakin cepat dan semakin baik.

  1. RAM (Random Access Memory)

RAM komputer berguna untuk menyimpan data sementara yang ada pada komputer, dan bisa dibilang memori yang paling cepat kinerjanya. Berkaitan dengan editing video, ketika Anda mengedit video dan Anda belum menyimpan video tersebut ke harddisk/SSD, maka hasil dari proses editing tersebut sementara akan di simpan dalam memori RAM ini, sehingga data bisa ditampilkan dengan lebih cepat outputnya. Ketika Anda selesai dengan proses editing lalu menyimpannya, maka saat itulah data atau video Anda disimpan pada harddrive komputer Anda.

Video editing dan rendering membutuhkan RAM yang cukup besar, hal ini karena mengedit dan merender video termasuk proses yang cukup berat bagi komputer berkaitan dengan jumlah frame, gambar, dan audio yang semua komponen tersebut pada umumnya terdapat pada sebuah video. Untuk itulah semakin tinggi RAM maka akan semakin baik untuk proses editing dan rendering video. Saya merekomendasikan komputer Anda dengan RAM minimal 8GB jika digunakan untuk video editing dan rendering, atau jika mempunyai dana bisa 16GB/32GB.

Dalam jenisnya Anda sebaiknya juga menggunakan sistem dual channel daripada single channel untuk RAM. Yang dimaksud dual channel yaitu menggunakan 2x (kali) memori sejenis, misalnya untuk 8GB Anda memerlukan memori RAM 4GB sebanyak dua buah, atau jika 16GB berarti Anda membutuhkan memori RAM ukuran 8GB dua buah. Hal ini akan semakin memperlancar ketika Anda mengedit dan merender video, logika sederhananya dua jalan akan lebih baik daripada satu jalan saja.

Itulah informasi bagaimana Anda dapat memilih spek/spesifikasi komputer yang bagus dan direkomendasikan untuk proses video editing, video rendering bahkan untuk aktivitas gaming. Lalu bagaimana jika Anda telah memiliki komputer dan ingin mengetahui detail spek komputer Anda? Anda dapat menggunakan software CPU-Z, tutorialnya dapat Anda lihat disini. Jika ada pertanyaan lain? Anda dapat menanyakannya melalui form komentar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *