by

Tips Jitu Mengatasi Kebiasaan Berkata Kotor dan Mengumpat Pada Anak

-Edukasi-100 views

Anda mungkin akan terkejut pertama kali mendapati anak Anda mengucapkan kata-kata kotor atau bahkan mengumpat. Sebelum Anda memutuskan untuk marah, alangkah baiknya Anda memahami bahwa pada usia dini, anak tidak mengerti sepenuhnya tentang apa yang mereka ucapkan. Mereka tidak paham betul arti dan makna dari kata-kata kotor dan umpatan itu, karena mereka hanya meniru dari lingkungan atau media sekitar.

Tips Jitu Mengatasi Kebiasaan Berkata Kotor dan Mengumpat Pada Anak
Tips Jitu Mengatasi Kebiasaan Berkata Kotor dan Mengumpat Pada Anak

Dan tentunya, Anda bukanlah satu-satunya orang tua yang tengah menghadapi masalah ini. Nah, agar anak bisa menghentikan kebiasaan buruk tersebut, sebaiknya sebagai orang tua, Anda melakukan beberapa tindakan bijak berikut ini. Silahkan disimak.

Mengatasi Kebiasaan Berkata Kotor dan Mengumpat Pada Anak

Jaga Tutur Bahasa Anda

Sejak dini, anak-anak memperhatikan bahasa yang digunakan orang tuanya, karena orang tua adalah pendidikan pertama bagi anak. Mereka meniru apa yang orang tua mereka katakan.

Saat Anda mengendarai mobil dalam acara rekreasi keluarga, lalu menyerempet sesuatu, secara tidak sadar Anda mengucapkan “sialan”. Mendengar hal itu, anak akan mengira bahwa adalah hal wajar untuk mengatakan ungkapan seperti itu pada situasi tidak menyenangkan. Namun hal ini lumrah terjadi, jadi Anda harus memikirkan kata gantinya. Daripada mengucapkan “sialan” atau sejenisnya, lebih baik Anda mengucapkan kata-kata yang dianjurkan agama. Misal, jika Anda beragama Islam, ucapkan “Masya Allah”.

Terbukalah Pada Anak

Orang tua jarang memberi pengertian pada anak sejak dini akan kata-kata yang harus mereka hindari. Anak-anak sebenarnya tidak tahu alasan dibalik dilarangnya penggunaan kata-kata kotor. Sebagai orang tua, Anda harus bersikap terbuka dalam menjelaskan mengapa beberapa kata tidak patut untuk diucapkan. Tunjukkan makna yang sebenarnya dibalik kata-kata kotor dan umpatan itu pada mereka sehingga mereka bisa berpikir berkali-kali sebelum mengucapkannya.

Berikan Alasan Logis Kenapa Anda Sekeluarga Tidak Berbicara Kotor

Ucapan yang keluar dari mulut seseorang, dapat membuatnya dihormati dan juga dibenci orang lain. Karena faktanya, orang-orang menilai kita dari apa yang kita ucapkan. Dunia memiliki cara yang aneh dalam membuat penilaian dan asumsi untuk membedakan orang lain, misalnya dari cara kita berpakaian, bertingkah laku, dan yang paling utama berbicara.

Anda bisa sampaikan alasan di atas kepada anak-anak Anda, bahwa saat mendengar orang lain berbicara kotor atau mengumpat, Anda akan menilai bahwa orang itu adalah orang yang jahat, kasar, dan berbahaya. Atau mungkin dia adalah orang yang berusaha sok keren namun norak karena tidak memiliki banyak kosakata baik untuk diucapkan.

Buat Hukuman untuk Kata Kotor dan Umpatan

Ketika anak mengumpat di depan Anda, mereka biasanya sedang kesal dan ingin menyakiti hati Anda. Jangan berdebat dengan mereka karena semakin Anda meladeni emosinya, semakin banyak kata kasar yang keluar. Tinggalkan dia dengan hukuman yang mengena seperti mengambil sedikit hak atau kenyamanannya.

Sebagai contoh, Anda bisa sediakan celengan khusus untuk siapa saja yang berbicara kotor dan mengumpat. Buat tarif bagi setiap pelanggaran, misal 2000 rupiah untuk satu kata kotor. Hal ini sangat menguntungkan karena selain menimbulkan efek jera, uang dalam celengan bisa digunakan untuk hal lain dikemudian hari. Contoh lain, Anda bisa melarang sang anak untuk menonton TV atau main game dalam beberapa hari, jika sampai ketahuan dia mengucapkan kata-kata kasar/kotor.

Jika Anda menggunakan baby sitter untuk mengasuh anak, atau mungkin Anda sedang menitipkan sang anak pada kerabat, maka katakan pada mereka untuk bersikap tegas apabila anak berkata kotor. Jadilah orang tua yang bijak dalam mendidik anak-anak Anda, sehingga dia tumbuh menjadi pribadi yang hebat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *