by

Wisata Religi di Masjid Kuno Bayan

-Wisata-96 views

Lombok menjadi salah satu pulau di Indonesia yang mayoritas warganya beragama Islam. Dengan fakta tersebut, tak heran kebudayaan Islam berkembang dan banyak ditemukan di Lombok. Anda dapat menelusuri sejarah masuknya Islam di pulau yang dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid ini, salah satunya melalui sebuah masjid paling tua yang ada di Lombok, yang namanya adalah Masjid Kuno Bayan atau yang kerap disebut Masjid Bayan Beleq.

Masjid Kuno Bayan Lombok Utara
Masjid Kuno Bayan Lombok Utara

Masjid Kuno Bayan ini tidak hanya dapat dikunjungi oleh umat Islam saja. Masjid Kuno Bayan terbuka bagi siapapun yang ingin mempelajari sejarah Islam di Lombok.

Lokasi Masjid Kuno Bayan

Masjid Kuno Bayan ini berada di Jalan Labuan Lombok, Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Masjid ini berjarak kurang lebih 80 kilometer dari pusat Kota Mataram.

Akses Menuju Masjid Kuno Bayan

Untuk menuju Masjid Kuno Bayan, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan menyewa mobil. Dari pusat Kota Mataram, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju Senggigi, kemudian ke Pemenang, Tanjung, Gangga, dan Anyar. Barulah setelah itu Anda dapat menuju ke Bayan. Perjalanan dari Kota Mataram menuju Masjid Kuno Bayan dapat ditempuh selama dua jam perjalanan.

Tarif Masuk Masjid Kuno Bayan

Anda tidak akan dikenakan tarif khusus untuk memasuki kawasan Masjid Kuno Bayan ini. Namun, di sana terdapat kotak sumbangan yang dapat Anda isi dengan sukarela.

Beberapa fasilitas di Masjid Kuno Bayan sudah disiapkan untuk para pengunjung. Fasilitas tersebut di antaranya seperti lahan parkir, warung makan, toilet, toko souvenir, dan sebagainya.

Daya Tarik Wisata di Masjid Kuno Bayan

Masjid Kuno Bayan dibangun dengan bentuk persegi. Dindingnya terbuat dari bambu dengan tinggi sekitar 1,25 meter. Pondasi masjid dibuat dari batu yang tingginya mencapai pinggang orang dewasa. Atap masjid terbuat dari anyaman daun kelapa dan berbentuk limas dengan dua tingkat. Pada bagian puncak masjid terdapat hiasan seperti mahkota.

Di depan pintu masjid disediakan sebuah gentong yang diikatkan di bawah pohon semboja. Gentong ini berfungsi sebagai tempat menampung air wudhu. Pintu masuk masjid cukup pendek. Sehingga, pengunjung perlu membungkuk terlebuh dahulu untuk melewati pintu masjid.

Lantai masjid masih berupa tanah. Di dalam masjid berdiri empat buah pilar yang menjadi simbol bahwa Masjid Kuno Bayan didirikan dengan bantuan empat desa di sana.

Dekorasi di Dalam Masjid Kuno Bayan
Dekorasi di Dalam Masjid Kuno Bayan

Di sekitar bangunan masjid, terdapat enam bangunan lain yang juga terbuat dari dinding bambu. Bangunan-bangunan tersebut merupakan makam para pendahulu Islam di Desa Bayan. Empat makam yang berada di sebelah selatan masjid merupakan makam warga yang pertama kali masuk Islam serta makam penyebar Islam pertama di Desa Bayan. Sedangkan dua makam yang ada di sebelah utara masjid merupakan makam Titi Mas Penghulu dan Syekh Gus Abdul Razak (pendiri masjid).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *