by

Alasan Tidak Memakai Domain Gratisan

Bagi sebagian Blogger domain gratisan menjadi salah satu alternatif jika belum memiliki uang untuk membeli domain premium/berbayar. Akan tetapi sebagian Blogger yang lain terutama yang sudah profesional akan sangat menghindari untuk menggunakan domain gratisan tersebut. Banyak faktor dan alasan mereka tidak menggunakan domain gratisan untuk membangun sebuah blog.

Alasan Tidak Memakai Domain Gratisan
Alasan Tidak Memakai Domain Gratisan

Tentu saja karena faktor dan alasan penting yang membuat mereka akan mengusahakan untuk dapat membeli domain sebelum akhirnya membuat dan mengembangkan sebuah blog. Lalu kenapa seperti itu? Apa alasan Blogger profesional tidak ingin membuat blog dengan domain gratisan? Ini alasannya.

  1. Domain gratisan tidak terlihat profesional

Domain gratisan memang tidak terlihat profesional karena biasanya diambil dari subdomain sebuah domain utama, misalnya saja “abcdef.blogspot.com”, “abcdef.wordpress.com” dan sebagainya. Jika Anda lihat domain tersebut menginduk pada sebuah domain utama atau top level domain seperti “blogspot.com dan wordpress.com”, sehingga betapapun Anda membranding sebuah blog, tetap saja akan terkesan bahwa masih menginduk pada domain utama yang tentu saja milik orang lain bukan milik Anda.

  1. Domain gratisan biasanya terlalu panjang

Karena menggunakan subdomain, domain gratisan akan menjadi lebih panjang. Lihat saja contoh perbedaan antara “abcde.com” dan “abcde.blogspot.com”, dengan menggunakan domain premium/berbayar jauh terlihat lebih pendek dan mudah di ingat. Dengan begitu selain bermanfaat untuk memudahkan pengunjung menuliskan alamat blog dan mengingatnya, hal ini juga memudahkan Anda dalam membranding sebuah blog. Misalnya banyak juga manfaat seperti jika alamat blog Anda kutip pada sebuah buku, kartu nama, bahkan pada sablon kaos, tentu tidak akan membutuhkan terlalu banyak karakter untuk menulis alamat blognya.

  1. Tidak bisa mendaftar iklan seperti Google Adsense

Jika Anda menggunakan domain gratisan untuk mendaftar iklan seperti Google Adsense, maka hal itu menjadi tidak mungkin untuk saat ini. Karena program periklanan seperti Google Adsense mewajibkan para publishernya untuk menggunakan top level domain jika ingin mendaftarkan blognya. Tidak hanya Google Adsense, mungkin program periklanan lain juga banyak yang mewajibkan publishernya untuk mendaftar menggunakan top level domain/domain berbayar. Jadi sayang sekali jika Anda membangun blog sudah lama namun menggunakan domain gratisan, kalaupun dirubah ke top level domain, indeks di mesin pencaripun akan dimulai dari nol “0” lagi.

  1. Berpengaruh ke SEO (Search Engine Optimization)

Domain juga akan berpengaruh terhadap SEO sebuah blog. Saya sering menjumpai jika volume hasil pencarian di Search Engine seperti Google akan lebih sering dimenangkan oleh blog dengan domain premium atau berbayar ketimbang domain gratisan. Faktor ini tentu saja yang harus dipikirkan matang-matang oleh seorang Blogger, karena bisa sangat berdampak bagi jumlah pengunjung.

  1. Akan ada saatnya Anda akan sangat ingin menggunakan top level domain premium atau berbayar

Walaupun Anda senang menggunakan domain gratisan akan tetapi pasti akan ada saatnya jika Anda sangat ingin menggunakan top level domain premium/berbayar. Jika artikel atau konten Anda masih sedikit tentu saja tidak terlalu berdampak, akan tetapi coba dipikir kembali ketika konten Anda sudah banyak dan pengunjung blog Andapun sudah ramai? Jika Anda ganti di tengah jalan seperti ini, maka indeks di mesin pencari juga akan dimulai dari awal dan mungkin mengakibatkan menurunnya trafik pengunjung ke blog Anda, tentu akan sangat disayangkan, karena sudah lama membangun blog rasanya seperti harus memulai dari awal kembali.

Itulah alasan-alasan mengapa jika Anda sebagai Blogger ingin membuat blog profesional untuk tidak menggunakan domain gratisan. Namun jika Anda hanya ingin sebatas belajar membuat blog maka itu tidak akan menjadi persoalan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *