by

Pengunjung Blog Turun Saat Lebaran

Bagi Anda Blogger yang mengelola blog Indonesia mungkin banyak yang bertanya-tanya apakah benar disaat lebaran trafik blog menjadi turun? Lalu kapan bisa kembali seperti biasanya?

Pertanyaan ini memang mungkin akan sering ditanyakan oleh para Blogger terutama di Indonesia. Bagi mereka yang selalu rajin memantau perkembangan blognya, pasti akan selalu memantaunya dengan cermat, tak peduli lebaran sekalipun.

Saya secara pribadi juga dapat mengatakan bahwa pengunjung blog saya memang turun disaat lebaran. Hal ini bukan tanpa data dan statistik, dibawah coba Anda perhatikan salah satu blog saya biasanya memiliki pengunjung tidak kurang dari 1000 visitor setiap harinya. Pada statistik pengunjung yang saya tampilkan ini, lebaran terjadi pada tanggal 15 Juni 2018, tetapi visitor sudah mulai jauh menurun pada tanggal 09 Juni 2018, yang biasanya ribuan menjadi ratusan.

Pengunjung Blog Turun Saat Lebaran
Pengunjung Blog Turun Saat Lebaran

Hal tersebut memang lumrah terjadi, dan banyak faktor memang yang membuat pengunjung blog terutama yang berbahasa Indonesia akan mengalami penurunan yang signifikan saat lebaran baik itu Idul Fitri dan juga Idul Adha. Berikut faktor yang menyebabkan blog berbahasa Indonesia kita mengalami penurunan visitor saat musim lebaran.

Penyebab Pengunjung Blog Turun Saat Lebaran

  1. Sebagian besar orang sudah tidak bekerja

Penyebab utama adalah di musim lebaran orang sudah banyak meninggalkan aktivitas sehari-hari dan pekerjaan mereka. Di momen lebaran banyak orang akan fokus untuk bersilaturrahmi, sehingga untuk membuka komputer dan internetpun akan jarang dilakukan.

  1. Banyak orang pulang kampung/mudik

Kok bisa? Apa hubungannya? Jelas bisa dan banyak hubungannya. Disaat orang mudik, biasanya mereka akan mudik dari kota ke pedesaan (kampung tempat kelahiran). Berbeda dengan di kota, di kampung biasanya tidak ada koneksi internet yang mumpuni seperti di kota, oleh karena itu banyak orang yang biasanya mudah  mengakses internet akan menjadi terbatas jika sudah berada di kampung atau pedesaan. Secara tidak langsung akan berdampak menurunnya jumlah pengguna internet di Indonesia, yang mengakibatkan juga terjadi penurunan pada jumlah pengunjung.

  1. Orang-orang sibuk bersilaturrahmi ke tetangga atau sanak saudara

Di momen lebaran, banyak orang akan meminta maaf dan saling berkunjung ke tetangga dan sanak saudara, baik dekat maupun jauh. Karena kesibukan inilah, akan sangat tidak mungkin jika mereka bersilaturrahmi sambil leluasa membaca informasi diblog dan di internet. Oleh karenanya, para Blogger akan kehilangan banyak pengunjung pada momen-momen ini.

  1. Target visitor kita orang Indonesia

Namanya juga bahasa Indonesia, pasti target pengunjung blog kita juga adalah orang Indonesia. Berbeda mungkin jika kita mempunyai blog berbahasa Inggris dan rata-rata visitor kita dari Eropa atau Amerika Serikat. Saat lebaran terjadi mungkin tidak akan terjadi banyak penurunan. Oleh karena itu jika blog kita rata-rata pengunjungnya dari Indonesia akan sangat lumrah jika pengunjung blog turun saat momen lebaran.

  1. Jenis niche yang banyak tentang pekerjaan dan tutorial

Niche blog yang berbau “what to do”, “how to”, atau juga tutorial, akan sangat berdampak saya rasa pada saat momen lebaran. Hal ini karena banyak orang akan meninggalkan aktivitas dan pekerjaan ini, sehingga niche-niche seperti ini mungkin akan terjadi penurunan yang signifikan. Berbeda lagi mungkin jika niche Anda tentang masakan lebaran, atau baju lebaran. Bisa saja visitor Anda tidak turun, malah terjadi kenaikan visitor, saya rasa sih.

Itulah penjelasan dan sedikit alasan kenapa jumlah pengunjung blog berbahasa Indonesia akan jauh menurun saat momen-momen lebaran. Untuk itu bagi Anda Blogger yang juga mengalami kasus serupa, terjadi penurunan pengunjung tidak usah kuatir berlebihan, semoga nanti pengunjungnya akan normal kembali seperti biasanya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *