by

Switch Statement di CSharp

Dalam membuat program kita sering melakukan pengecekan untuk beberapa kemungkinan atau kondisi nilai dari suatu variabel. Bila ini dilakukan dengan menggunakan if, bentuknya akan seperti berikut, contoh penggunaan kondisi “Hari”:

 

[csharp]using System;
namespace latihan
{
class ContohIfElseIf
{
public static void Main()
{
if (DateTime.Now.DayOfWeek==DayOfWeek.Sunday)
{
Console.WriteLine("Sekarang hari Minggu");
}
else if (DateTime.Now.DayOfWeek==DayOfWeek.Monday)
{
Console.WriteLine("Sekarang hari Senin");
}
else if (DateTime.Now.DayOfWeek==DayOfWeek.Tuesday)
{
Console.WriteLine("Sekarang hari Selasa");
}
else
{
Console.WriteLine("Sekarang hari apa ya?");
}
Console.ReadLine();
}
}
}[/csharp]

Walaupun cara di atas dapat digunakan dan benar, ada cara lain yang lebih sederhana yaitu dengan menggunakan statement “switch”. Contohnya adalah sebagai berikut:

 

[csharp]using System;
namespace latihan
{
class ContohSwitch
{
public static void Main()
{
switch (DateTime.Now.DayOfWeek)
{
case DayOfWeek.Sunday:
{
Console.WriteLine("Sekarang hari Minggu"); break;
}
case DayOfWeek.Monday:
{
Console.WriteLine("Sekarang hari Senin"); break;
}
case DayOfWeek.Tuesday:
{
Console.WriteLine("Sekarang hari Selasa"); break;
}
default:
{
Console.WriteLine("Sekarang hari apa ya?"); break;
}
}
Console.ReadLine();
}
}
}[/csharp]

Perhatikan hal-hal berikut dari contoh script di atas:

Variabel yang dicek bisa bernilai angka atau string. Bandingkan dengan C yang hanya bisa menggunakan variabel bertipe angka. Keyword break harus digunakan untuk setiap case. Dalam C, break tidak harus digunakan.

Bagian default dari switch berfungsi seperti else dalam if, artinya jika tidak ada kecocokan (kondisi terpenuhi) dalam kondisinya, maka bagian dalam case default yang akan dieksekusi. Bagian ini sebaiknya dibiasakan untuk diisi, khususnya untuk menunjukkan error dan sebagainya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *