by

Tips Beralih dari Karyawan Menjadi Pengusaha

-Bisnis-129 views

Menjadi seorang karyawan memang membuat kondisi ekonomi menjadi stabil, karena kita tak perlu lagi khawatir tidak akan mendapatkan penghasilan setiap jangka waktu tertentu. Tidak peduli laba rugi perusahaan atau baik buruk kondisi ekonomi, setiap bulannya pasti akan ada sejumlah nominal yang masuk ke rekening sebagai gaji. Namun tentunya menjadi karyawan juga bukan merupakan posisi yang aman, bisa juga suatu ketika Anda diberhentikan karena suatu sebab.

Tips Beralih dari Karyawan Menjadi Pengusaha
Tips Beralih dari Karyawan Menjadi Pengusaha

Nah, untuk itu sangat bagus jika saat ini Anda mulai berpikir membuka usaha sendiri. Karena selain lebih bebas, Anda juga berpotensi mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari gaji Anda saat ini. Dan untuk Anda yang berpikir ingin menjadi pengusaha, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang bagaimana beralih dari karyawan menjadi pengusaha.

Tips Beralih dari Karyawan Menjadi Pengusaha

  1. Pastikan Mental Anda Telah Siap

Dari yang sebelumnya seorang karyawan yang bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore dan menerima gaji bulanan menjadi seorang pengusaha yang jam kerja dan pendapatannya tidak pasti membutuhkan kekuatan mental yang betul-betul kuat. Selain memasuki zona ketidakpastian, Anda mungkin juga akan menghadapi banyak pertanyaan dan pandangan miring dari keluarga dan kolega, karena memulai bisnis berarti memulai semuanya dari bawah.

Jika Anda tidak memiliki kesiapan mental dan niat yang lurus, maka kemungkinan besar jika bisnis Anda mengalami kendala Anda akan mudah merasa kecewa bahkan putus asa. Padahal, jatuh bangun dalam merintis bisnis pasti akan Anda hadapi di kehidupan nyata.

  1. Pastikan Anda Telah Yakin dengan Pilihan Bisnis Anda

Saat bekerja sebagai karyawan, mungkin saja Anda bertahan walaupun bidang pekerjaannya tidak sesuai dengan minat Anda, karena bagaimanapun juga Anda menerima gaji dari pekerjaan itu. Hal ini tidak berlaku saat Anda menjadi pengusaha. Menjalankan bisnis membutuhkan komitmen yang tinggi, karenanya bidang usaha yang Anda pilih haruslah sesuai dengan minat dan kemampuan diri Anda.

Bagaimana cara memastikannya? Tentu Anda harus melakukan pengamatan dan survey dengan cermat. Misalnya, Anda penyuka dunia wisata kemudian ingin membuka bisnis agen perjalanan wisata. Kenalilah bisnis itu sebaik-baiknya, mulai dari cara pengurusan izin, kegiatan operasional sehari-harinya, sampai prospek bisnisnya di pasaran. Dengan begitu, Anda memiliki bekal keyakinan yang kuat untuk menjadi pengusaha.

  1. Bergurulah Kepada Pendahulu Anda

Di sekitar Anda mungkin ada banyak orang yang telah sukses beralih dari karyawan menjadi pengusaha. Jangan segan untuk berguru kepada mereka dan belajarlah dari pengalaman yang sudah dilalui. Memiliki mentor dalam berbisnis akan membantu Anda dalam melakukan pertimbangan sebelum membuat keputusan-keputusan bisnis. Dengan begitu, proses peralihan Anda menjadi pengusaha pun dapat berjalan dengan lebih mulus.

Selain itu, Anda pun dapat mencontoh model usaha dan etos kerja pendahulu Anda yang telah sukses. Mintalah kiat-kiat pada mereka dalam menghadapi berbagai batu sandungan dalam masa transisi dari seorang karyawan menjadi seorang pengusaha seutuhnya.

  1. Pastikan Anda Memiliki Kekuatan Modal yang Cukup dan Memanfaatkannya dengan Bijak

Setelah Anda yakin untuk berhenti menjadi seorang karyawan dan merintis bisnis yang sesuai dengan minat Anda, serta mendapatkan mentor yang efektif dalam membimbing Anda, hal utama lainnya sebelum mulai menjalankan bisnis adalah menyiapkan modal yang cukup. Sesuaikan kebutuhan dalam lini bisnis yang Anda pilih dengan jumlah modal yang harus Anda siapkan.

Selain itu, Anda perlu juga mempertimbangkan bahwa di masa awal, keuntungan yang Anda dapat mungkin belum bisa langsung menutup modal yang Anda keluarkan. Karenanya, perputaran uang dalam dapur bisnis Anda harus dilakukan dengan seefektif dan sefisien mungkin. Terutama jika Anda sudah memiliki keluarga dengan pengeluaran rutin, jangan sampai kebutuhan sehari-hari Anda terganggu akibat penggunaan modal bisnis Anda yang kurang bijak.

  1. Jalankan Usaha Anda Dengan Konsisten dan Penuh Keyakinan

 Ketika anda sudah memutuskan untuk berhenti menjadi karyawan, sudah tidak ada pilihan lagi untuk bersantai-santai. Seketika itu pula anda harus menjalankan usaha yang anda yakini akan berhasil. Selalu ingat alasan kenapa anda berhenti, dan selalu ingat pula tujuan anda memilih menjadi pengusaha adalah mendapatkan sesuatu yang lebih baik dan bukan lebih buruk. Untuk itulah konsistensi, keyakinan dan kepercayaan diri sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Pada akhirnya, keputusan ada di tangan Anda. Sudahkan Anda mempersiapkan hal-hal tersebut saat ini? Itulah sedikit tips yang mungkin akan berguna ketika anda ingin berhenti menjadi karyawan dan mencoba menjadi pengusaha.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *